Kamis, 05 Juli 2007

P3K Pada Korban Patah Tulang dan Luka Bakar

arranged by : Fariz Muhammad

Ø PPPK (First Aid), adalah suatu tindakan pertolongan pertama kali pada korban setelah terjadinya kecelakaan/sakit mendadak sebelum mendapat perawatan dari ahlinya.

Ø Tujuan :

- Mencegah dari bahaya lebih lanjut.

- Menyelamatkan jiwa korban.

- Mengurangi akibat yang lebih parah.

- Mencari bantuan pengobatan.

Prinsip Dasar

Pokok tindakan PPPK (First Aid):

* jangan panik

* Amankan diri sendiri (Penolong) sebelum bertindak.

* Amankan korban dari gangguan sekitar tempat kejadian shg bebas dari bahaya.

* Panggil dokter secepat mungkin, ataupun pihak-pihak terkait.

* Lakukan tindakan pertolongan pertama dg urutan yg paling tepat. Jangan melakukan tindakan yg tidak perlu.

- urutan prioritas dalam PPPK

- Yang mengancam nyawa atau menyebabkan kematian

- Menyebabkan kecacatan permanen

- Menyebabkan kecacatan yang tidak permanen

* Tandai tempat kejadiannya shg orang lain tahu bahwa tempat itu ada kecelakaan/bahaya.

Pertolongan pertama pada luka bakar

Luka bakar dibagi menjadi 3 grade

Grade 1

mengenai lapisan kulit bagian luar dan terasa nyeri, berwarna kemerahan dan kadang mengalami pembengkakan ringan

Ø Bebaskan korban dari sumber luka bakar

Ø Berikan kompres air dingin yang bersih dan mengalir untuk mengurangi sensasi rasa nyeri

Ø Jauhkan luka dari penyebab infeksi, seperti benda-benda kotor dan lain sebagainya

Grade II

luka bakar sampai dibawah kulit, sehingga cairan jaringan akan merembes, menimbulkan lepuh-lepuh di permukaan kulit yang mudah pecah.

Ø Bebaskan korban dari sumber luka bakar

Ø Kompres dengan air dingin yang bersih untuk mengurangi nyeri

Ø Jauhkan dari benda kotor untuk mencegah infeksi

Ø Bila lepuh sudah pecah, tutup dengan kassa steril dan jaga agar luka selalu bersih

Ø Olesi dengan krim untuk luka bakar, jangan diolesi oli, odol, kecap etc.

Ø Bila luka bakarnya cukup luas, segera bawa korban ke Rumah Sakit terdekat

Ø Beri minum air yang banyak

Grade III

Tidak hanya mengenai kulit, tetapi dapat juga otot, bahkan tulang dapat ikut terbakar. Oleh karena itu luka bakar derajat III sering menimbulkan kematian atau cacat yang sangat mengerikan.

Ø Tindakannya sama seperti pada grade II, tetapi kita tidak bisa berbuat banyak, segera kirim ke RS terdekat

Ø Tutup luka dengan Verban, dalam perjalanan ke RS beri korban banyak minum


Pertolongan pertama pada patah tulang

Pada tulang terbagi menjadi 2 macam

- patah tulang terbuka (open fraktur)

- patah tulang tertutup (close fraktur)

Ø Hindari gerakan atau gesekan pada daerah yang patah

Ø Pasang spalk atau bidai (hindari penekanan pada daerah yang patah)

Ø Untuk mengurangi rasa sakit bisa diberikan kompres air dingin diatas luka

Ø Bila terjadi perdarahan, bebatlah luka untuk mencegah pendarahan lebih lanjut

Ø Pada open fraktur, hindarkan dari daerah yang terkontaminasi atau kotor untuk mencegah infeksi

Ø Pada patah tulang vertebra, saat pengangkatan, vertebra harus lurus dan diletakkan pada matras yang lurus dan keras

Ø Pada patah tulang leher, Lebih baik jangan memindahkan orang tersebut sebelum dokter datang. Selama menunggu kedatangan dokter atau petugas ambulan, usahakan jangan banyak pergerakan pada leher dan tidurkan terlentang dengan leher dan badan lurus.

penutup

Bila sampai di Rumah Sakit tertentu si korban yang sudah kita tolong justru sudah meninggal, hal ini berarti kita tidak berhasil. Paling tidak usaha kita sudah maksimal disertai dengan kecermatan saat-saat kita menolong korban, tetapi tidak juga berhasil maka bukan berarti kita gagal, tetapi memang proses perjalanan kehidupan sudah sampai waktunya.

2 komentar:

AYN mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
AYN mengatakan...

Wow...interesting topic you've posted. looks like you're good enough to assist me in my ERP team......he..he..he...
keep writing friend...I know you're good at it....